Tampilkan postingan dengan label pemurnian dan pemisahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemurnian dan pemisahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Desember 2012

Laporan Praktikum Kimia Dasar 1

ACARA I
PEMISAHAN DAN PEMURNIAN

A.    PELAKSANAAN PRAKTIKUM
1.      Tujuan Praktikum       : Untuk mempelajari teknik pemisahan dan pemurnian suatu zat
 dari campurannya.
2.      Waktu Praktikum       : Jumat, 5 Oktober 2012
3.      Tempat Praktikum      : Laboratorium Kimia Dasar, Lantai III, Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mataram.

B.     LANDASAN TEORI
Kebanyakan materi yang terdapat di bumi ini tidak  murni, tetapi berupa campuran dari berbagai komponen. Contohnya, tanah terdiri dari berbagai senyawa dan unsur baik dalam wujud padat, cair dan gas. Untuk memperoleh zat murni kita harus memisahkannya dari campurannya. Campuran dapat dipisahkan memlalui peristiwa fisika atau kimia, satu komponen atau lebih direaksikan dengan zat lain sehingga dapat dipisahkan. Cara atau teknik pemisahan campuran pada jenis, wujud dan sifat komponen yang terkandung di dalamnya. Jika komponen berwujud padat dan cair, misalnya pasir dan air, dapat dipisahkan dengan saringan. Saringan bermacam-macam, mulai dari porinya yang besar sampai yang sangat halus, contohnya kertas saring dan selaput semipermeabel. Kertas saring dipakai untuk memisahkan endapan atau padatan dari pelarutnya. Campuran homogen, seperti alkohol dalam air, tidak dapat dipisahkan dengan saringan, karena partikelnya lolos dalam pori-pori kertas saring da selaput semipermeabel. Campyran seperti itu dapat dipisahkan dengan cara fisika yaitu destilasi, rekristalisasi, ekstraksi dan kromaografi (Syukri, 1999:15).